Tampilkan postingan dengan label Resensi Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Novel. Tampilkan semua postingan

RESENSI BUKU 5 CM

Senin, 14 Januari 2013
IDENTITAS BUKU

Judul Buku            : 5 cm
ISBN                    : 9797591514
Nama Pengarang   : Donny Dhirgantoro
Penerbit               : PT. Grasindo
Tahun Terbit          : 2007
Tebal Buku            : 381 halaman
Harga Buku           : Rp 60.000,00

SINOPSIS BUKU

Buku 5cm ini menceritakan tentang persahabatan lima orang anak manusia yang bernama Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta. Dimana mereka memiliki obsesi dan impian masing-masing. Arial adalah sosok yang paling ganteng diantara mereka, berbadan tinggi besar. Arial selalu tampak rapi dan sporty. Riani adalah sosok wanita berkacamata, cantik, dan cerdas. Riani adalah satu-satunya perempuan di antara kelima sahabat ini. Ia mempunyai cita-cita bekerja di salah satu stasiun TV. Zafran seorang picisan yang berbadan kurus, anak band, orang yang apa adanya dan kocak. Ian memiliki postur tubuh yang tidak ideal(gemuk), penggila bola, dan penggemar Happy Salma. Yang terakhir adalah Genta. Genta selalu dianggap sebagai “the leader” oleh teman-temannya, berbadan agak besar dengan rambut agak lurus berjambul, berkacamata, aktivis kampus, dan teman yang easy going.

Lima sahabat ini telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Suatu ketika mereka merasa jenuh dengan aktivitas yang selalu mereka lakukan bersama-sama. Terbesit ide untuk tidak saling berkomunikasi dan bertemu satu sama lain selama tiga bulan. Ide tersebut pun disepakati oleh kelima sahabat ini. Selama tiga bulan berpisah itulah terjadi banyak hal yang membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya. Arial yang jatuh cinta sama temen fitnessnya, Riani yang sukses di tempat kerjanya, Ian yang akhirnya berhasil menyelesaikan skripsinya, Genta yang sukses sebagai EO sebuah pameran dan Zafran yang semakin tergila-gila sama Arinda, adik kembar Arial.

Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh dengan rasa kangen akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan yang penuh dengan keyakinan, mimpi, cita-cita, dan cinta. Dalam perjalanan tersebut mereka menemukan arti manusia sesungguhnya. Semuanya terkuak dalam sebuah perjalanan ‘reuni’ mereka mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, Mahameru. Sebuah petualangan pendakian yang sangat mengundang kekhawatiran. Perpisahan dan perjalanan yang mereka lewati ini ternyata telah membuat mereka menjadi manusia yang sesungguhnya, tidak hanya seonggok daging yang hanya bisa bicara, berjalan, dan punya nama. Perjalanan tersebut membawa mereka bukan hanya petualangan alam yang seru, tetapi juga petualangan mencari arti sebuah kehidupan ke gunung Mahameru. Di sepanjang perjalanan menuju Puncak Mahameru, banyak sekali hal-hal yang menakjubkan yang membuat mereka mengerti akan arti hidup.

Setengah dari buku 5 cm. bercerita tentang keseharian lima sahabat ini, dari sifat-sifat mereka yang berbeda satu dengan yang lain sampai dengan perilaku dan aktifitas mereka yang penuh canda tawa, diselingi cerita tentang permasalahan antar-sahabat. Setengahnya lagi, buku ini menuliskan petualangan kelima sahabat dalam mendaki gunung Mahameru.

”…Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kamu. Dan…sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa…percaya pada 5 centimeter di depan kening kamu”

UNSUR INTRINSIK BUKU 
  
1. Tema
Persahabatan lima anak muda yang mempunyai kekuatan dan keajaiban mimpi dan keyakinan. 

2.  Alur
Alur yang digunakan adalah alur maju mundur artinya dalam cerita terjadi flashback ke masa lalu dan kejadian masa depan.

3. Penokohan
Penokohan pada buku ini digambarkan oleh penulis denagn sangat jelas. Melalui ciri-ciri fisik maupun penggambaran sifat.

4. Sudut Pandang
Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga tunggal.

5. Gaya Bahasa
Gaya bahasa yang digunakan adalah bahasa yang mengikuti perkembangan zaman sekarang(modern) dan sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang sehingga novelnya dapat dengan mudah dimengerti.

6. Amanat
Amanat yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah semangat untuk menghargai persahabatan, arti sebuah kehidupan, dan bagaimana kita mencintai alam dari Tanah Air kita sehingga masa muda tidak terbuang sia-sia.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU
KELEBIHAN BUKU :
Kelebihan buku ini adalah ceritanya yang menarik, penuh semangat dan petualangan. Penulis menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, dan alur cerita yang tidak membosankan sehingga pembaca ingin membaca buku ini hingga halaman terakhir. Dalam buku ini, banyak kata-kata yang membuat kita terinspirasi. Dalam ceritanya, diselipkan lagu-lagu yang sesuai dengan suasana yang sedang terjadi, sehingga membuat kita semakin terhanyut dalam cerita. Ditambah lagi dengan penggambaran setting waktu dan tempat yang sangat detail tetapi tidak berlebihan seakan membuat seolah kita ikut terlibat di dalamnya, seperti perjalanan mereka dari Jakarta (stasiun Senen) sampai ke atas puncak Mahameru. Pembaca bagaikan berada di sana, merasakan dinginnya Ranu Pane, indahnya Ranu Kumbolo, mistisnya Kalimati, dan menakjubkannya puncak Mahameru. Pesan moral yang disampaikan pun sangat baik sehingga memotivasi pembaca agar bisa mengejar impian mereka dan membuat jadi nyata.

KEKURANGAN BUKU :
Cerita akhir novel ini walaupun berakhir dengan happy ending, tetapi masih sedikit menggantung dan terasa begitu dipaksakan dengan pembentukan keluarga antara sahabat-sahabat tersebut ditambah dengan keturunan mereka yang begitu sama mewarisi sifat-sifat orangtuanya dan semuanya sebaya/seumuran. Hal tersebut membuat pembaca sulit membedakan mana yang menjadi anak dan mana yang menjadi bapak, mana yang pemuda dan mana pula yang anak-anak.
Recomended banget nih buat para penggemar pembaca buku. Bisa dijadikan salah satu buku favorit kamu ;) Sebentar lagi novel 5 cm ini akan di angkat cerita nya ke layar lebar. Isu nya tanggal 12 Desember 2012. Ga sabar banget buat nonton ini film! pastinya bakal seru banget petualangan kelima sahabat ini di Puncak Mahameru :)

Resensi Novel Marmut Merah Jambu

[Resensi Buku] Raditya Dika - Marmut Merah Jambu 

 

Nothing takes the flavor out of peanut butter quite like unrequited love   - Charlie Brown
Telat banget.
Yak, mungkin emang agak telat gw ngomongin buku ini. Terbit tahun 2010, dan gw baru baca di September 2012. Padahal bisa dibilang, gw termasuk pembaca setia blognya Radit dan ngikutin semua buku dia sebelumnya. (Mungkin emang baru jodoh aja kali)
               
                Lebih tebel dari yang lain (218 halaman), dan covernya sendiri, secara pribadi gw suka. Udah berapa tahun ya berarti sejak gw baca bukunya yang terakhir, Babi Ngesot? 3 tahun? 4 tahun? Rasanya udah lama banget. Udah agak-agak lupa detail ceritanya kayak gimana. Tapi inget gambaran umum dan kesan yang tertinggal. Hidupnya, cara pandang dia, dan cara dia nyeritain lagi ke orang lain, semuanya absurd, tapi menyenangkan =)
               
                So, pada saat gw baca si Marmut Merah Jambu ini, sedikit banyak kayaknya gw masih bisa ngebandingin dengan 4 bukunya yang lain, dan menurut gw, cerita-cerita di buku ini, emang lebih “dalem”. Radit keliatan menggali nilai-nilai dalam kisah hidupnya yang kebetulan di edisi kali ini memang bertema besar tentang ‘jatuh cinta’. Walaupun tetap dengan gaya khasnya yang absurd dan mancing orang untuk ketawa, tapi hasil eksplorasi tadi bikin cerita-cerita yang dia sampaikan itu jadi gak shallow. (PS: Saat baca, gw lagi agak mellow)
                “Dalem” yang gw maksud terutama ada di chapter-chapter awal. Cerita tentang jatuh cinta diam-diam, kelakukan orang yang terlalu suka sama kakak kelasnya, sunatan karena gebetan, semuanya adalah pengalaman pribadi yang konyol, tapi diakhiri dengan kalimat penutup yang cukup JLEB di hati.
               
                Sayangnya, ada chapter dimana bahannya udah dipake Radit di stand-up comedy. (Ya, silakan salahkan gw yang yang bacanya baru sekarang, tapi ya jelas jadinya gak surprising dan sangat expectable).
                Tapi di luar bagian itu, kita juga jadi bisa tau proses lahirnya film ‘Kambing Jantan’ (yang gokil banget, pas ngobrol sama produser berselera pasar), resiko jadi penulis absurd yang punya fans-fans absurd juga (gw sampe penasaran kejadian ini emang nyata atau agak fiksi), dan yang paling gossipable, pastinya kisah cinta dengan seorang penyanyi nasional kita, yang walaupun semua orang udah tau siapa, tapi tetep aja namanya disamarkan menjadi Shero (wuidiii… “geretan.. jadinya geregetan..”). Hehe…
                Dan akhirnya halaman per halaman pun ditutup manis dengan makna dari judul buku ini sendiri.
                Gw rasa, sebagai personal, Radit pasti mengalami banyak perubahan. Kesan “lebih dewasa” mau gak mau gak bisa terelakkan. Semoga dalam konteks itu, dia gak terlalu punya kekhawatiran. Karena pembaca-pembacanya pun pasti sama-sama berkembang. Walaupun dengan seiring waktu semua orang memang akan jadi lebih bijak, toh sifat ngocolnya emang udah jadi karakter dan berakar. Intinya, kalo ntar dia bikin buku yang agak serius, gw sih oke-oke aja. (Lah, siapa gw? =)))
Note: Di buku ini, ada gombalan-gombalan ‘papa kamu’. Dan mengingat ini ditulis udah lama, apakah inilah awal muasalnya? Atau memang ada yang lebih dulu mencetusnya? (Yea,yea,, what kind of things that originally original in this such global world?) #JustCurious

Resensi Novel Lovasket

Resensi Novel Lovasket | Novel Cinta Karya Luna Torashyngu

Resensi Novel Lovasket | Novel cinta novelnya anak remaja, yang penuh kisah cinta dan romantisme di sekolah, kisah cinta karena persabahatan, dan berbagai romantisme pacaran lainnya. Tapi novel lovasket ini berbeda. Luna menyajikan kisah cinta yang disatukan karena olahraga basket. Hem.. penasaran dengan keunikan ceritanya?? Simak resensi novel lovasketnya disini guyz…
Judul : Lovasket
Judul resensi : Resensi Novel Lovasket Sebuah Novel Cinta Karya Luna Torashyngu
Pengarang : Luna Torashyngu
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : 2007
Tebal : 312 halaman
Ukuran : 135 x 200 x0 mm

Resensi Novel Lovasket

Dalam resensi novel lovasket ini, Luna mengisahkan tokoh utama bernama  Savira Priskilla, puteri tunggal seorang Direktur Bank Central Buana. Ia mewakili SMA Altavia, sebuah SMA Elit di Bandung dalam Turnamen Bola Basket se-Jawa-Bali dan menjadi pemain terbaik dan top score. Vira merupakan ketua dari geng The Roses, geng yang sangat perpengaruh di SMA Altavia. The Roses yang berannggotakan Vira, Amel, Stella, Lisa, dan Diana ini sangat hobi hangout, shopping, nonton, clubbing, pokoknya suka have fun dan party².
Vira merupakan orang yang berpengaruh disekolahnya, selain menjadi atlet basket putri, dia juga menjadi pengurus OSIS bidang Olahraga. Terlebih Vira juga menjalin hubungan dengan Robi anak kelas 3 sang atlet basket, putra dari ketua yayasan sekolahnya jadi tak heran jika ia menjadi top girl di SMA Altavia.
Suatu hari, hidup Vira yang mewah berubah drastis. Semua harta benda orang tuanya disita. Ini karena Papa Vira dituduh korupsi, hingga membuatnya harus mendekam di penjara. Tak hanya itu, Vira harus rela dikeluarkan dari SMA elit itu, dan tinggal dirumah kontrakan kecil seadanya bersama ibunya. Sahabat Vira menjauh kecuali Amel. Sejak saat itu Vira amat membenci basket, dia jadi tertutup dan jarang sekali merawat rambutnya.
Kini Vira sekolah di SMA 31. Dia menemukan teman baru, Niken, yang dalam resensi novel lovasket ini menjadi sang ketua OSIS. Di akhir tahun pelajaran akan diadakan penghapusan ekskul yang dianggap kurang berpengaruh, basket salah satunya. Disini keputusan Vira diuji. Atas bujukan ibu dan Niken akhirnya Vira kembali bermain basket. Dan membuatnya dekat dengan Rey yang merupakan atlet basket cowok.
Kedekatan Vira dengan Rey membuat Niken yang selama ini memendam cinta untuk Rey, cemburu. Dan sempat menimbulkan konflik. Hingga suatu hari semuanya selesai setelah Vira mejelaskan semuanya. Konflik baru kembali muncul antara Vira dengan Rida sang kapten basket putri SMA 31. Meski demikian mereka tetap bersatu untuk berjuang memenangkan turnamen basket antar sekolah. Hingga pada akhirnya, SMA 31 berhadapan dengan SMA Altavia, meski akhirnya SMA 31 kalah, karena SMA Altavia yang berkaptenkan Stella mantan sabahat Vira itu berbuat curang.
Usai turnamen basket, usai juga kasus Papa Vira. Dan ternyata Papa Vira terbukti tidak bersalah. Semua harta benda dikembalikan. Meski demikian Vira tetap bersekolah di SMA 31. Karena disini Vira sudah merasa nyaman. Dan tentunya ada teman baiknya Niken. Liburan semester tiba. Vira berlibur ke Australia, disana dia menemukan cintanya, dialah Kak Aji, yang ternyata kakak Niken.
Kelebihan novel teenlit  ini adalah Konfliknya dikemas begitu rapi, ceritanya mengena dalam kehidupan remaja sehari-hari dan endingnya yang mengejutkan membuat novel lovasket ini semakin menarik.