Resensi Novel Lovasket

Senin, 14 Januari 2013

Resensi Novel Lovasket | Novel Cinta Karya Luna Torashyngu

Resensi Novel Lovasket | Novel cinta novelnya anak remaja, yang penuh kisah cinta dan romantisme di sekolah, kisah cinta karena persabahatan, dan berbagai romantisme pacaran lainnya. Tapi novel lovasket ini berbeda. Luna menyajikan kisah cinta yang disatukan karena olahraga basket. Hem.. penasaran dengan keunikan ceritanya?? Simak resensi novel lovasketnya disini guyz…
Judul : Lovasket
Judul resensi : Resensi Novel Lovasket Sebuah Novel Cinta Karya Luna Torashyngu
Pengarang : Luna Torashyngu
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : 2007
Tebal : 312 halaman
Ukuran : 135 x 200 x0 mm

Resensi Novel Lovasket

Dalam resensi novel lovasket ini, Luna mengisahkan tokoh utama bernama  Savira Priskilla, puteri tunggal seorang Direktur Bank Central Buana. Ia mewakili SMA Altavia, sebuah SMA Elit di Bandung dalam Turnamen Bola Basket se-Jawa-Bali dan menjadi pemain terbaik dan top score. Vira merupakan ketua dari geng The Roses, geng yang sangat perpengaruh di SMA Altavia. The Roses yang berannggotakan Vira, Amel, Stella, Lisa, dan Diana ini sangat hobi hangout, shopping, nonton, clubbing, pokoknya suka have fun dan party².
Vira merupakan orang yang berpengaruh disekolahnya, selain menjadi atlet basket putri, dia juga menjadi pengurus OSIS bidang Olahraga. Terlebih Vira juga menjalin hubungan dengan Robi anak kelas 3 sang atlet basket, putra dari ketua yayasan sekolahnya jadi tak heran jika ia menjadi top girl di SMA Altavia.
Suatu hari, hidup Vira yang mewah berubah drastis. Semua harta benda orang tuanya disita. Ini karena Papa Vira dituduh korupsi, hingga membuatnya harus mendekam di penjara. Tak hanya itu, Vira harus rela dikeluarkan dari SMA elit itu, dan tinggal dirumah kontrakan kecil seadanya bersama ibunya. Sahabat Vira menjauh kecuali Amel. Sejak saat itu Vira amat membenci basket, dia jadi tertutup dan jarang sekali merawat rambutnya.
Kini Vira sekolah di SMA 31. Dia menemukan teman baru, Niken, yang dalam resensi novel lovasket ini menjadi sang ketua OSIS. Di akhir tahun pelajaran akan diadakan penghapusan ekskul yang dianggap kurang berpengaruh, basket salah satunya. Disini keputusan Vira diuji. Atas bujukan ibu dan Niken akhirnya Vira kembali bermain basket. Dan membuatnya dekat dengan Rey yang merupakan atlet basket cowok.
Kedekatan Vira dengan Rey membuat Niken yang selama ini memendam cinta untuk Rey, cemburu. Dan sempat menimbulkan konflik. Hingga suatu hari semuanya selesai setelah Vira mejelaskan semuanya. Konflik baru kembali muncul antara Vira dengan Rida sang kapten basket putri SMA 31. Meski demikian mereka tetap bersatu untuk berjuang memenangkan turnamen basket antar sekolah. Hingga pada akhirnya, SMA 31 berhadapan dengan SMA Altavia, meski akhirnya SMA 31 kalah, karena SMA Altavia yang berkaptenkan Stella mantan sabahat Vira itu berbuat curang.
Usai turnamen basket, usai juga kasus Papa Vira. Dan ternyata Papa Vira terbukti tidak bersalah. Semua harta benda dikembalikan. Meski demikian Vira tetap bersekolah di SMA 31. Karena disini Vira sudah merasa nyaman. Dan tentunya ada teman baiknya Niken. Liburan semester tiba. Vira berlibur ke Australia, disana dia menemukan cintanya, dialah Kak Aji, yang ternyata kakak Niken.
Kelebihan novel teenlit  ini adalah Konfliknya dikemas begitu rapi, ceritanya mengena dalam kehidupan remaja sehari-hari dan endingnya yang mengejutkan membuat novel lovasket ini semakin menarik.

0 komentar:

Poskan Komentar